admin

FESTIVAL SHOLAWAT AL-BANJARI SE-JAWA TIMUR

Dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dan harlah Group Sholawat El-Makiyah ke-3 OSIS SMA Mazra’atul Ulum Paciran menggelar Festival Sholawat Al-Banjari Se-Jawa Timur kemarin (28-04-2019). Festival ini diikuti 55 group sholawat dari seluruh penjuru daerah di Jawa Timur.

Read more

PONPES KARANGSAWO PACIRAN GELAR PENGAJIAN NISHFU SYA’BAN

Acara didahului dengan munajat doa istighotsah yang dipimpin oleh Pengasuh PP. Karangsawo Paciran, K. Minhajul Abidin. Lalu dilanjutkan dengan penampilan Group Sholawat Majelis Almaqoshida pimpinan Habib Alwi dan Habib Idrus Ashegaf dari Babat, Lamongan.

Pondok Pesantren Karangsawo Paciran menggelar acara Pengajian Nishfu Sya’ban pada hari Sabtu Malam Minggu 20-21 April 2019 / 15 Sya’ban 1440 H. Pengajian dihadiri ribuan jamaah dari Paciran dan Brondong. Ada yang khas setiap acara di Ponpes Karangsawo Paciran adalah setiap jamaah yang hadir diawal acara sudah disuguhi dengan jamuan makan dan minum serta jamuan untuk jamaah.

Penceramah acara malam itu adalah KH. Syaiful Munir dari Bungah, Gresik. Meski diawal ceramahnya lokasi sempat diguyur hujan deras, namun beliau tetap menyampaikan hikmah malam nisyfu sya’ban kepada para jamaah. Beliau menyampaikan bahwa menghidupkan malam Nishfu Sya’ban dengan serangkaian ibadah termasuk perbuatan yang dianjurkan oleh Rasululllah ﷺ, hendaknya pada malam tersebut kita gunakan waktu sebaik-baiknya untuk melakukan ibadah. Mengapa? Lantaran kemuliaan dan keistimewaan malam tersebut yang tidak boleh berlalu begitu saja. Plus malam Nishfu Sya’ban ini datang setahun sekali, yang boleh jadi pada tahun depan kita belum tentu dapat bertemu dengannya. Oleh karena itu, sambut dan isilah dengan serangkaian ibadah sebanyak dan sebaik mungkin seperti berdzikir, berdoa, membaca al-Qur’an, membaca shalawat, membaca surat Yasin, shalat Awwabin atau shalat Tasbih, bershadaqah, bersilaturrohim dan perbuatan baik lainnya. sehingga umur dan waktu kita tidak berlalu begitu saja.

Di antara keistimewaan bulan Sya’ban adalah diangkatnya atau disodorkan amal manusia untuk dilaporkan kepada Allah. Bulan Sya’ban (termasuk malam Nishfu Sya’ban) adalah malam tutup buku catatan amal, di mana amal seseorang diangkat ke langit dan digantikan dengan buku baru. Oleh karena itu, alangkah lebih baiknya apabila amal kita yang paling akhir ditulis itu adalah amal yang sangat baik. Atau, alangkah lebih baik ketika amal kebaikan kita disetor dan diangkat ke langit, kita dalam keadaan sedang beribadah dan berbuat kebaikan. Diantara amalan-amalan yang dianjurkan para Ulama’ pada malam Nishfu Sya’ban adalah
َ Memperbanyak Sholawat Nabi ﷺ
ALLAHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD WA ALAA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD SAW.

Semoga bermanfaat dan kita bisa mengamalkan taushiyah beliau malam itu. Aamiin.
Acara ditutup dengan bacaan doa penutup oleh Ust. Abdurrohim dan Habib Idrus Ashegaf. (Ried)

Kembangkan Integritas Generasi Muda NU dengan Makesta

Pimpinan Ranting  IPNU – IPPNU Turi laksanakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di MI Qomarul Wathon Desa Turi Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan 09 -10 Februari 2019.

Pembukaan kegiatan Makesta tersebut dihadiri oleh Drs Tohari selaku ketua Ranting Nahdlatul Ulama’ Turi, Pengurus PAC IPNU-IPPNU Turi, Pengurus Fatayat Muslimat Turi serta anggota Makesta berbagai delegasi dari Ranting se-Kecamatan Turi.

Firdaus Mawardi selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan waktu rekan rekanita beserta undangan untuk bersama sama mensukseskan acara tersebut dan minta maaf atas sambutan dan pelayanan serta segala kekurangan.

Drs Tohari menegaskan bahwa kaderisasi yang hari ini dilaksanakan merupakan amanat pimpinan cabang sebagai organisasi kepelajaran yang berada dibawah naungan Badan Otonom Nahdlatul Ulama.

IPNU IPPNU merupakan jenjang kaderisasi yang berproses lewat pengenalan Masa Kesetiaan Anggota.

IPNU IPPNU merupakan jantung kaderisasi pelajar yang eksistensi nya harus dimulai dari Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Latihan Kader Muda (Lakmud) dan Latihan Kader Utama (Lakut).

Tidak ada yang instan dalam berproses di organisasi. Semua nya harus melalui kaderisasi formal.

Kader-kader muda NU peserta Makesta ini digembleng dengan berbagai kegiatan yang tujuannya memperdalam dan memperkokoh kembali faham Aswaja sebagai upaya pengkaderan dalam organisasi NU dan sebagai salah satu bentuk aplikasi keorganisasian,

Pada kegiatan Makesta ini, peserta juga dibekali dengan berbagai materi seperti Aswaja, Kepemimpinan, Ke-NU-an, Ke IPNU/IPPNU-an, Keorganisasian dan Analisa Diri. Selain itu peserta juga diberi beberapa materi non formal.

Hari ini, Dibawah kepemimpinan Rekanita Firda Afifatul Faizah dan Rekan Fiyus Indarkum selaku ketua Ranting yang berada di daerah Kecamatan Turi IPNU-IPPNU terus berupaya meningkatkan kemandirian organisasi. “Kegiatan IPNU dan Makesta Raya ini tanpa bantuan, tapi kita harus selalu siap untuk menghidupi organisasi,” pungkasnya’. Pungkas Fathul.

TIM NU PEDULI KABUPATEN LAMONGAN GELAR RAPAT KORDINASI

TIM NU PEDULI KABUPATEN LAMONGAN GELAR RAPAT KORDINASI Jumat,04 Januari 2019.
[Gambar 50.jpg]

Tim NU Peduli hari ini menggelar rapat kordinasi untuk mempersiapkan POS NU PEDULI kabupaten Lamongan.

“Di laksanakan nya rapat pada hari ini (Jumat,04/01/2019) “. Rapat kali ini juga mengundang dari unsur lembaga dan banom yaitu dari LPBINU, LAZISNU, PC PMII, PC ANSOR, PC IPNU-IPPNU, PAGAR NUSA dan PC FATAYAT Lamongan.

Ainur Rofiq (Ketua LPBI NU Lamongan) Mengatakan, Terkait pembentukan POS NU PEDULI ini LPBINU Lamongan menyarankan bantuan masuk berupa makanan ringan, obat-obatan, dan juga uang. Selain itu kita harus mempersiapkan orang-orang yang harus stanby untuk menjaga di POS guna untuk memperlancar segala bantuan yang masuk di POS NU PEDULI ini.
Melanjutkan, Dedik Wijayanto (Sekertaris LAZISNU) menambahkan, segala sesuatu yang di butuhkan di pos NU peduli harus di persiapkan se maksimal mungkin, mulai dari perlengkapan pos dan juga orang-orang yang di tugaskan untuk berjaga.

Selanjutnya, menurut Anas Mahfud (Koordinator Pos NU Peduli) Pembagian jadwal jaga kita isi dengan 4 orang yang stanby dari pagi sampai malam untuk bisa menerima setiap bantuan yang masuk di Pos NU PEDULI yang bertempat di kantor PCNU Lamongan.

Terkait pembentukan relawan untuk di terjunkan langsung ke tempat bencana nanti kita akan gelar rapat tindak lanjut dengan lembaga-lembaga dan juga banom yang ada di PCNU Lamongan pada akhir bulan Januari 2019 ini.

PC LPBI NU LAMONGAN SIAP MENGABDI UNTUK NU

PC LPBI NU LAMONGAN SIAP MENGABDI UNTUK NU
Rabu, 26 Desember 2018.

Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama Kabupaten Lamongan yang biasanya di sebut dengan LPBINU, Hari ini menggelar rapat Ta’aruf dan Koordinasi pengurus baru dengan PCNU Lamongan.

Read more

Pilihan Politik Ulama dan Kampanye Ketakutan Keruntuhan Islam

Banyak pihak yang mengkampanyekan bahwa umat muslim harus segera bangkit dan bersatu. Soal membangkitakn ghirah Islam, kita selalu sepakat namun soal term bersatu, ada yang sedikit mengganjal, Bersatu dalam term mereka adalah menjadi satu tanpa perbedaan sama sekali. Hal ini bukan saja utopis, namun justru berpotensi menjadikan umat Islam mundur karena tiadanya dinamika. Selain tentu, hal ini bertentangan dengan sunnatullah. Read more

Hukum Shalat dengan Mengenakan Kaos Kaki

Assalamu ‘alaikum wr. wb.
Redaksi Bahtsul Masail NU Online, kami menemukan sejumlah orang shalat di masjid dengan mengenakan kaos kaki. Hal ini dilakukan tidak hanya oleh perempuan, tetapi juga oleh kalangan laki-laki. Setahu kami, shalat seperti itu tidak sah. Mohon penjelasannya. Terima kasih. Wassalamu ‘alaikum wr. wb. (Siti Jamilah/Tangsel). Read more