Banom Dan Lembaga, Berita

Kembangkan Integritas Generasi Muda NU dengan Makesta

Pimpinan Ranting  IPNU – IPPNU Turi laksanakan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) di MI Qomarul Wathon Desa Turi Kecamatan Turi Kabupaten Lamongan 09 -10 Februari 2019.

Pembukaan kegiatan Makesta tersebut dihadiri oleh Drs Tohari selaku ketua Ranting Nahdlatul Ulama’ Turi, Pengurus PAC IPNU-IPPNU Turi, Pengurus Fatayat Muslimat Turi serta anggota Makesta berbagai delegasi dari Ranting se-Kecamatan Turi.

Firdaus Mawardi selaku Ketua Panitia menyampaikan ucapan terima kasih atas kesempatan waktu rekan rekanita beserta undangan untuk bersama sama mensukseskan acara tersebut dan minta maaf atas sambutan dan pelayanan serta segala kekurangan.

Drs Tohari menegaskan bahwa kaderisasi yang hari ini dilaksanakan merupakan amanat pimpinan cabang sebagai organisasi kepelajaran yang berada dibawah naungan Badan Otonom Nahdlatul Ulama.

IPNU IPPNU merupakan jenjang kaderisasi yang berproses lewat pengenalan Masa Kesetiaan Anggota.

IPNU IPPNU merupakan jantung kaderisasi pelajar yang eksistensi nya harus dimulai dari Masa Kesetiaan Anggota (Makesta), Latihan Kader Muda (Lakmud) dan Latihan Kader Utama (Lakut).

Tidak ada yang instan dalam berproses di organisasi. Semua nya harus melalui kaderisasi formal.

Kader-kader muda NU peserta Makesta ini digembleng dengan berbagai kegiatan yang tujuannya memperdalam dan memperkokoh kembali faham Aswaja sebagai upaya pengkaderan dalam organisasi NU dan sebagai salah satu bentuk aplikasi keorganisasian,

Pada kegiatan Makesta ini, peserta juga dibekali dengan berbagai materi seperti Aswaja, Kepemimpinan, Ke-NU-an, Ke IPNU/IPPNU-an, Keorganisasian dan Analisa Diri. Selain itu peserta juga diberi beberapa materi non formal.

Hari ini, Dibawah kepemimpinan Rekanita Firda Afifatul Faizah dan Rekan Fiyus Indarkum selaku ketua Ranting yang berada di daerah Kecamatan Turi IPNU-IPPNU terus berupaya meningkatkan kemandirian organisasi. “Kegiatan IPNU dan Makesta Raya ini tanpa bantuan, tapi kita harus selalu siap untuk menghidupi organisasi,” pungkasnya’. Pungkas Fathul.

Previous Article

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *